KOTA MALANG – (RMI) PCNU menggelar rapat rutin pada Ahad, 19 April 2026, bertempat di kediaman Gus Ali Rif’an selaku Seksi Pengembangan Ekonomi RMI Kota Malang. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pengurus untuk membahas berbagai agenda strategis kepesantrenan.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu fokus utama yang dibahas adalah persiapan Expo Pesantren se-Malang Raya yang menjadi agenda tahunan RMI. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah penguatan jejaring antar pesantren sekaligus sarana menampilkan potensi santri dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kewirausahaan, hingga kreativitas.
Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya edukasi pergaulan santri di lingkungan pesantren, khususnya terkait fenomena hubungan sesama jenis yang belakangan menjadi perhatian. Sebagai langkah preventif, RMI Kota Malang merencanakan penyelenggaraan seminar edukatif di Al-Hayah Al-Islamiyah yang menyasar santri tingkat menengah dan atas. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Mei mendatang.
Isu lain yang turut dibahas adalah perkembangan Peraturan Daerah (Perda) Pesantren di Kota Malang yang dinilai masih memerlukan pengawalan serta kejelasan implementasi. RMI berkomitmen untuk terus mengawal regulasi tersebut agar benar-benar berpihak pada kemajuan dan kemandirian pesantren.
Rapat rutin ini sendiri dilaksanakan secara bergilir di kediaman para pengurus. Selain menjadi forum pembahasan program dan isu terkini, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahim antar pengurus RMI.
Ketua RMI dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya peran aktif seluruh pengurus. “RMI itu ruh, maka setiap pengurusnya harus gerak cepat, tidak boleh diam. Banyak pekerjaan yang bisa dilakukan, apalagi pesantren adalah ruh,” tegasnya.
