Dalam rangka memperkuat komitmen menjaga marwah pesantren dan perlindungan santri, Rabithah al-Ma’ahid al-Islamiyah (RMI) PCNU Kota Malang akan menggelar Forum Kyai dan Pengasuh bertajuk “Menjaga Amanah Pesantren”.
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, musyawarah, dan penguatan komitmen bersama para pengasuh pondok pesantren se-Kota Malang dalam mewujudkan lingkungan pesantren yang aman, bermartabat, beradab, dan berpihak pada kemaslahatan santri.
Forum ini akan membahas sejumlah tema penting, di antaranya fiqih perlindungan anak, etika relasi kyai, ustadz dan santri, batas khalwat dan interaksi, mitigasi fitnah dan penyimpangan, serta penyusunan SOP pengawasan pesantren.
Ketua RMI PCNU Kota Malang menyampaikan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan yang dibangun di atas amanah, ilmu, dan akhlak. Karena itu, menjaga kehormatan santri dan marwah pesantren adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen pesantren.
“Pesantren harus menjadi ruang yang menghadirkan rasa aman, keteladanan, dan keberkahan. Tradisi luhur pesantren harus terus dirawat dengan penguatan nilai-nilai adab, tanggung jawab, dan pengawasan yang bijak,” ujarnya.
Melalui forum ini, RMI PCNU Kota Malang berharap lahir langkah-langkah konstruktif untuk memperkuat sistem perlindungan santri sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pesantren sebagai pusat pendidikan akhlak dan peradaban.
Forum ini juga menjadi penegasan bahwa pesantren memiliki komitmen kuat untuk terus berbenah, menjaga amanah, dan memperkuat tradisi pendidikan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
